​Esok Menjadi Mereka


Bocag Gua Rangko, Labuan Bajo (Foto: Ade Awaluddin Firman, 2015)

Pengorbanan orang tua bukan utang yang mesti dibayar.
Mereka memberikan keikhlasan, tak ada rasanya bayaran yang setimpal untuk itu.

Membayar dengan keikhlasan?

Aku tak yakin.

Aku tak akan membiarkan kerelaan itu terbayar, aku tidak pernah berutang apa-apa. Sebab dengan menemukan hidup ini esok, adalah jalan pulang menemukan mereka.

Kepergian dari mereka ialah jalan yang harus ditempuh untuk menemukan pulang kepada mereka. Demi masa.

Makassar, 9 Mei 2017 | 22.12 WITA

Catatan ini saya tulis di atas atap tingkat tiga kos-kosan. Sementara duduk bersama ayah saya, kami berbincang-bincang tentang hari mendatang, tentang saudara-saudari kandung saya yang lain. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s