Kisah Sekawanan Remaja dan Sebuah Kelompok Musik di “Kota Baru”

Bagaimana bisa kelompok musik dengan lagu-lagu ciptaannya sendiri bahkan tidak pernah mereka bawakan ke atas pentas? Cerita di bawah ini barangkali bisa menjadi pertautannya. Persis di penghujung tahun 2007, sekelompok kawanan remaja tingkat sekolah menengah atas dengan penuh percaya diri lantas membuat sebuah band. Dengan sebuah harapan masa remaja dari ‘kampung’ yang sesungguhnya mungkin mereka…

[Catatan Proses] Belajar dan Bekerja Melalui Multimedia

Belakangan saya percaya, medium video hanyalah salah satu perangkat, cara dan jendela masuk untuk hendak belajar seluas-luasnya. Sebab Kampung Buku yang menjadi arena kerja mempersiapkan Bom Benang 2017 (BB2017) juga kebetulan menjadi sekretariat Yayasan Makassar Biennale. Bagi saya dan mungkin kawan-kawan lain yang menjadi tim kerja di BB2017, terpapar informasi dan urun serta membantu pekerjaan…

Merawat Hujan: Sepohon Mati Akarnya Rindang

Sebab ada penambahan luas bangunan di bagian rumahnya, pohon rambutan tertua di desanya yang hanya ada di pekarangan rumah orangtuanya itu lantas ditebang. Pohon dengan batang selebar pelukan orang dewasa ini mengering selama dua tahun dan menyisakan serabutan akar seukuran betis hingga pergelangan tangan kanak-kanak. Baru tahun lalu bagian rumahnya itu dibangun. Hanya menyisakan satu…

Melukis Kisah Kasih di Gang Kiwi

Sore itu hujan turun di selatan Labuan Bajo dan tak lama akan mengarak ke Kampung Air dan sekitarnya. Sudah dua hari hujan datang seperti itu mengguyur sebagian kota mungil ini persis jelang sore hingga malam harinya. Saya dan sebagian kawan saya tampak sadrah sebab hujan turun adalah keadaan yang tidak diinginkan untuk acara yang digelar…

​Kepalsuan di Pekarangan Rumah?

Labuan Bajo, 6 Juli 2017 di jelang siang… Sekira sejam lamanya saya membersihkan daun-daun kering di pekarangan rumah kami yang jatuh dari pohon. Padahal, daun-daun kering itu tampak tidak begitu banyak, rupanya saya harus menanggalkan baju saya karena keringat selama memindahkan dedaunan kering itu dan membersihkan sampah lainnya. Setelah lumayan bersih, daun-daun kering ini biasa…

Menggurui Diri Sendiri

​ Agaknya betul kata Bang H. Rhoma Irama dalam satu lagunya bahwa kepergian hanyalah untuk kembali.  Jalan ini jalan setapak dari jalan aneh yang kita pilih. Suatu hal yang saya atau mungkin orang lain sadari ialah keinginan ‘ajaib’ untuk menjadi manusia biasa dan ingin hidup sederhana, lantas muncul belakangan. Padahal daripada itu kita bahkan terus…

​Esok Menjadi Mereka

Pengorbanan orang tua bukan utang yang mesti dibayar. Mereka memberikan keikhlasan, tak ada rasanya bayaran yang setimpal untuk itu. Membayar dengan keikhlasan? Aku tak yakin. Aku tak akan membiarkan kerelaan itu terbayar, aku tidak pernah berutang apa-apa. Sebab dengan menemukan hidup ini esok, adalah jalan pulang menemukan mereka. Kepergian dari mereka ialah jalan yang harus ditempuh untuk menemukan pulang kepada mereka. Demi…

​Bila ‘Mesin Hitung’ di Pundak Para Gaptek

“Keterampilan tentang apapun itu, bisa kau dapatkan dari praktik yang berulang-ulang, lakukan saja terus-menerus”, kata seorang teman yang lebih tua meyakinkan. Pikiran saya lantas menggiring saya ke dalam dan di antara apa-apa yang telah berlalu dan yang berselang. Di jenjang kuliah diketemukan dengan hal-hal yang belum pernah saya jumpai sebelumnya, yang saya senangi, mudah bagi…

​Dari Cinta yang Bersemi di Jalan Kampung Bajo

Seorang anak SMA tingkat dua setidaknya pernah menganggap bahwa di suatu hari di penghujung cahaya matahari yang menguning ialah pewaktuan untuk menitip inginnya—baginya kepada senja. Kecil cara pemaknaan itu pernah tumpah-menjelma-menjadi deret kata-kata yang Ia pilih dari cermin kediriannya, yang sengaja ditulisnya untuk seorang perempuan yang Ia hormati (baca: puja). Berjalan hingga jenjang kuliah, belakangan…

Melintasi Portal Kampus

Catatan kecil ini adalah kelas belajar menulis saya di Kampung Buku dan sudah pernah terbit di https://tanahindie.org (21 Maret 2016) Moh Mahfud MD dalam tulisannya Menggugat Perguruan Tinggi (Koran Sindo, edisi 12-03-2016) menilai bahwa kini ada kekhawatiran melemahnya nilai-nilai moral dan idealisme perjuangan perguruan tinggi bagi masa depan negeri ini. Perguruan tinggi saat ini lebih asyik…

Selamat Ulang Tahun Bagi Diri

Saya mengira satu jam lagi Ibu saya bakal bersandar di pelabuhan Makassar. Ibu saya berkunjung kesekian kalinya ke kota ini dengan alasan adik saya yang kedua wisuda di akhir bulan ini. Juga sekaligus datang bersama adik saya yang keempat untuk didaftarkan di kampus negeri di kota ini. Adik saya yang ketiga juga sudah tahun kedua…

Menge’tes’ Turing, Masa yang Berdenting Cepat

Sukar menolak godaan teknologi, dan pada abad informasi instan ini keuntungan kecepatan dan efesiensi bisa tampak murni, maka keinginan untuk menggunakannya tak lagi diperdebatkan. ~ Nicholas Carr ~